JAKARTA | BERITAPERUBAHAN.ID – Lawatan Obor Paskah Nasional XVIII, yang dilepas dari Bali, menuju Jawa Tengah, Jogja, Magelang, Solo dan berakhir dalam ibadah Perayaan Kebangkitan dan Kenaikan Yesus Kristus mengalami dukungan dan doa dari banyak sekali kalangan baik Gereja-Gereja, Yayasan, Ormas, Pemerintah, Pejabat, Lintas Agama dan umat yang sudah rindu adanya ibadah bersama sesudah melewati Pandemi yang berkepanjangan.
Puji Tuhan, Jakarta International Stadium (JIS) kebanggaan Indonesia, karya anak bangsa, mendapat restu dan dukungan Pemprov DKI untuk dilaksanakannya Hajatan yg pertama kali dilakukan Paskah Nasional XVIII ini.
Momentum ini kiranya membawa Pesan Damai dan Persahabatan pada semua umat kata Maya Rumantir Ketua Umum Panitia.
Gubernur DKI Jakarta dalam sambutannya mengapresiasi pada pelaksanaan Paskah Nasional yang terus konsisten berjalan selama 18 tahun terus menerus dibawah pimpinan Pdt. A. Shephard Supit yg adalah Ketua Umum Lembaga Paskah Nasional.
Melalui momentum ini kami ingin membawa Pesan, bahwa Jakarta adalah Rumah bagi Semua, Jakarta mengayomi semua dan ikut mengfasilitasi semua agama dan rakyat Indonesia, tandas Gubernur DKI.
Kendati masih terbatas penggunaannya karena masih dalam taraf perampungan, sehingga kami baru diperbolehkan gunakan Speer 1 oleh pihak Jakpro karena masih ada penyempurnaan atap, juga lapangan rumput belum bisa digunakan karena dalam perawatan untuk memperoleh sertifikasi FIFA, sehingga 1.000 penari Kolosal, 600 koor gabungan baru bisa tempati tribun timur dan utara, namun kami sudah sangat bersyukur karena boleh menikmati keindahan JIS beserta dengan fasilitasnya yg keren, kata Pnt. Delvi Kaliey, Ketua Acara.
Tidak ada gading yang tak retak, tentunya masih ada saja ketidak sempurnaan, maka kamipun minta maaf kalau ada kekhilafan, pengaturan yg belum sempurnaan, dan terima kasih juga untuk semua pihak yang mendoakan dan mendukung dengan tulus, kata Marlyn Wongkar, koordinator Usher pada acara ini.
(Red)
Komentar