BENGKULU I BERITA PERUBAHAN.id – Badan Kerjasama Antar Gereja (BKSAG) Kota Bengkulu, selasa pagi (23 Agustus 2022) menggelar acara dialog kebangsaan yang tema “PERANAN UMAT BERAGAMA DALAM MERAWAT NKRI BERDASARKAN PANCASIKA DAN UUD 1945, Bertempat di ruang Hidayah, kantor Walikota Bengkulu Bentiring.
Menurut Ketua panitia, Bpk Jarto Tarigan, M. Si, Acara dialog ini diadakan dalam rangka meningkatkan komunikasi antar umat beragama di Kota Bengkulu.
” Dialog ini diperlukan, agar ada komunikasi antar umat beragama di Bengkulu, karena kita ini tidak akan saling sayang kalau tidak saling mengenal”. Jelas Jarto dalam sambutannya.
Dalam sambutannya, Bapak Wakil Walikota Bengkulu Dr. Dedy Wahyudi mengapresiasi inisiatif BKSAG Bengkulu melalui panitia telah membuat acara yang bagus. Acara ini sesungguhnya telah membantu pemerintah guna menjaga kerukunan antar umat beragama di Kota Bengkulu.
“Kita telah sepakat dengan NKRI harga mati. Jika kita beragama, kita tidak bisa mengabaikan pancasila dan UUD 1945. Itu telah menjadi ikatan kita bersama. Karena Indonesia lahir berkah perjuangan semua lapisan masyarakat, selamat mengikuti acara, merdeka!” Jelas Dr. Dedy Wahyudi mengakhir sambutannya.
Acara dialog kebangsaan yang di inisiasi oleh BKSAG Kota Bengkulu dan dibuka secara resmi oleh Bapak Wakil walikota Bengkulu Bapak Dr. Dedy Wahyudi. Dengan menghadirkan para tokoh agama di Bengkulu.
1. Pdt. Yusak, S. Th Ketua BKSAG
2. Prof. DR. Rohimin Ketua MUI Provinsi
3. Prof. DR. KH. Zulkarnain, M. Pd Ketua PBNU Provinsi
4. Agustinus Hargo Pramudya Tokoh Khatolik
5. Warlan, SE, M. Pd Pembimas Buddha
6. Ketut Sujana, ST, Tokoh agama Hindu
7. Imam Ahmad Amin, S. Spsi, M. Psi Tokoh Muhammadiyah Provinsi Bengkulu
Hadir sebagai peserta oraganisasi kepemudaan, seperti GMKI, PMKI, Mahasiwa perguran tinggi di Bengkulu, para Pendeta di Kota Bengkulu, Pembimas Kristen dan unsur oraganisasi keagaaman yang dibawa oleh para narasumber. Total peserta -+ 200 orang.
Ke tujuh Narasumber itu secara bergantian memaparkan pandangannya terkait dengan pentingnya kehadiran umat dalam merawat NKRI yang berdasarkan PANCASIKA dan UUD 1945. Setelah pemaparan materi Ketua Panitia yang sekaligus sebagai moderator memberikan kesempatan ke peserta yang hadir untuk bertanya kepada narasumber.
Ketua BKSAG Kota Bengkulu Pdt. Yusak, S. Th mengapresiasi kehadiran para nara sumber, adik-adik mahasiswa dan para tokoh masyarakat yang hadir dalam dialog kebangsaan ini. Beliau berharap acara serupa bisa diadakan setiap tahun, agar Bengkulu akhirnya bisa menjadi roh model kerukunan antar umat beragama. Hal ini sejalan dengan visi misi Pemkot Bengkulu yang mencangkan visi-misi Bengkulu yang relegius dan bahagaia.
“Saya melihat dan merasakan sendiri bahwa kehidupan masyakat di Bengkulu ini kehidupannya rukun dan nyaman. Saya yakin Bengkulu bisa ini akan bisa menjadi roh model dalam kebersamaa walau kita sadari kita ini banyak perbedaan-perbedaan. Keadaan yang nyaman ini adalah berkat partisipasi Umat beragama dan pemerintah yang terjalin rapih dan perlu dipertahankan”. Jelas Pdt. Yusak
#Jayalah NKRI berdasarkan pancasila dan UUD 1945
#DIRGAHYU ke- 77 (Red)
Komentar